Tips Teknik Pengambilan Video Cinematic dengan Kamera Digital agar Makin Ciamik

Teknik pengambilan video menggunakan kamera digital. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana sih tips dan trik supaya kamu mendapatkan sudut pandang (angle) yang menarik. Oleh karena itu kamu perlu setting kamera DSLR atau mirroless kamu agar adegan setiap shot nya menarik.

Pada tahun ini, banyak sekali film maker yang membuat video menjadi cinematic, apa itu cinematic video? Cinematic adalah suatu film atau video yang dikemas dengan beberapa adegan slow motion (gerak lambat) dan memadukan transisi dengan color grading (pewarnaan dalam video).

Jadi cinematic itu hanya memainkan peran coloring, camera movement, angle (sudut pandang) dan teknik edit itu sendiri. Video movement ini bisa anda temukan di artikel ini karena saya akan membahas semua hal tentang teknik video, sudut pandang, color corection dan sebagainya.

Kenapa video cinematic sekarang menjadi trending dikalangan film maker di seluruh dunia? Ini adalah opini saya, menurut saya teknik ini tidak luput dari segi warna sebuah video itu sendiri yang mengedepankan warna gelap dan terang, dengan perpaduan film modern.

Sangat disarankan buat film maker outdoor atau dikategorikan sebagai film maker travelling, cocok menggunakan drone agar pengambilan video dari atas udara semakin mantap.

Baca Juga : Cara Render Project Video di After Effect dengan Mudah Tanpa Plugin

Jaman semakin berkembang, jaman semakin maju, kamu harus punya skil cinematic ini agar film atau video kamu bakal menjadi sangat epic untuk dipertontonkan. Untuk itu kamu memerlukan teknik pengambilan video, berikut ulasannya.

Teknik Pengambilan Video dengan DSLR dan Mirroless

Pada dasarnya semua kamera memiliki fungsi yang sama yaitu ambil objek bergerak dan non gerak. Untuk itu anda juga perlu mengatur fps, aperture, bukaan diafragma dan ISO untuk mendapatkan kekontrasan yang natural.

Tips untuk anda nih jika kalian ingin color grading, saya saranin untuk mengambil video dengan warna, kontras, saturation yang flat (jangan over exposure dan under exposure). Sebab pada proses editingnya kalian harus mengubah semuanya baik kontras, saturation, temperature dan sebagainya sebagaimana layaknya kamu edit foto di adobe lightroom.

Setelah itu kamu memerlukan software tambahan untuk color grading, bisa berupa 3D luts atau yang lainnya. Ada orang yang bilang kalau color grading bisa di photoshop dan ada juga yang di premiere pro cc.

Menurut saya, photoshop memang bisa buat color grading namun adobe premiere cc itu lebih ke color correction nya ketimbang edit color grading, karena saya sering menggunakan premiere untuk memasukkan luts cinematic nya saja.

Istilah Pergerakan Kamera untuk Menghasilkan Video CInematic

Merekam lah dengan alat yang ada, semisal kamu punya hp ya pakai saja kalau punya kamera namun dengan spek rendah dipakai saja, manfaatkan alat yang ada agar kamu tidak perlu budget lebih dalam proses pembuatan film.

Baca Juga : Teknik Fotografi DSLR (Canon dan Nikon) Dasar Sangat Lengkap Cocok Buat Pemula Agar Mahir

Kamera movement ini bisa berupa zoom out, zoom in, tilt up, tilt down, pan right dan pan left. Pasti kalian belum tahu kan maksud dari semua diatas?

  • Zoom out : pergerakan kamera mundur mendekati objek.
  • Zoom in : pergerakan kamera maju mendekati objek

TIps : Jangan gunakan zoom pada lensa karena akan merusak pergerakan yang smooth. Saranin pakai manual zoom aja misalnya kamu gerakin semua body kamera ke depan atau ke belakang.

  • Tilt Up : Pergerakan kamera ke atas dengan posisi kamera mendongak.
  • Tilt Down : Pergerakan kamera kebawah biasanya posisi kamera menunduk.
  • Pan Left : Panning ini pergerakannya ke kiri dari objek.
  • Pan Right : pergerakan panning ke kanan dari objek.

Tips : untuk tilt dan panning, ketika anda menggunakan teknik pengambilan gambar ini alangkah baiknya jika meletakkan siku kedua tangan di bagian perut (kanan kiri), hal tersebut akan lebih mengurangi goncangan pada body kamera yang mengakibatkan gerak kamera tidak stabil. Bagi yang punya budget banyak bisa membeli moza air atau zhizun.

Sedikit tambahan, bahwa ada pengambilan gambar jenis crab, dolly, dan crane. Untuk crab ya geraknya seperti kepiting (menyamping kanan kiri sejajar), dolly pergerakan yang membutuhkan alat banyak karena gerak objek dengan background berbeda (objek lebih ke zoom in dan background ke zoom out atau sebaliknya, crane ini bisa anda logikakan selayaknya mesin crane bangunan itu, pergerakannya hampir sama yaitu gerakan kamera naik turun dengan sejajar.

Setting Kamera DSLR dan Mirroless

Untuk bagian aturan pengambilan gambarnya bisa diakali dengan mode otomatis kan? Bagi anda memang mode itu sangat membantu proses shooting kalian. Itu tidak salah namun anda pasti menjumpai beberapa bagian yang tidak sama kalau kamu menggunakan teknik tilt dan panning.

Baca Juga : Macam – Macam Teknik Fotografi Ini Sering Dilakukan Profesional

Mending, buat kamu yang masih belajar, sekalian belajar untuk mensetting kamera ya. Berikut pedoman untuk anda.

  1. Diafragma untuk mengatur seberapa banyak intensitas cahaya masuk ke kamera melalui lensa.
  2. Shutter Speed, jika kamu ingin bikin video cinematic, gunakan shutter speed sekitar 100 sampai 200.
  3. ISO, nah untuk iso sendiri bisa menyesuaikan namun tidak disarankan untuk kamera jenis Nikon dan Canon karena tidak berani ISO dengan angka yang tinggi.

Ketiga itu kunci utama dari pengaturan cahaya pada kamera kamu, jika sudah dikuasai, mungkin sudah bisa buat memakai mode manual video agar video kamu monoton cahayanya.

Sedikit tips, cinematic video tidak hanya semata – mata memainkan camera movement dan lain sebagainya namun hal yang sangat penting dalam produksi ini adalah kemampuan anda dalam editing.

Editing harus menggunakan software sesuai kemampuan anda, sangat disarankan untuk editor dengan perangkat low spek memakai vegas dan high spek menggunakan adobe premiere, namun akan lebih bagus ketika kamu edit nya pakai adobe premiere cc yang sudah terbukti cocok untuk color grading, input luts dan color correction.

Penutup

Demikian ulasan singkat saya dalam dunia videography dan cinematography. Dengan begitu kamu sudah mempunyai bekal film maker cinematic, sebetulnya masih banyak lagi teknik yang belum saya bongkar untuk itu tunggu saja agar mendapatkan tips dan trik dalam pengambilan video cinematic. Terima kasih!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini