Mogloger Saya sebagai Search Engine Optimization, CEO, SEO Manager, SEO Analyzer, untuk mengoptimalkan kinerja pada Website.

Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Monetisasi Blog Anda Agar Cepat Diterima

3 min read

cara agar blog mudah diterima google adsense

Cara Agar blog cepat diterima adsense. Ada berbagai macam trik agar blog dengan mudahnya lolos pengajuan ke google adsense. Saya akan memberikan sedikit pengalaman saya agar blog diterima google adsense. Tips ini bakal menjadikan blog anda dengan sangat mudah disetujui untuk jasa iklan ini dan pastinya blog anda akan mendapatkan hasil dari beriklan menggunakan adsense.

Blogging, bagi banyak orang saat ini, bukanlah sekadar hobi. Kegiatan ngeblog di era digital seperti sekarang ini ternyata juga bisa menghidupi biaya kebutuhan sehari-hari.

Tidak heran jika makin banyak anak muda di Indonesia yang mulai membuat blog dan membangun portofolio online mereka sendiri. Tersedianya fasilitas seperti internet dan laptop sudah mampu membuat kegiatan ngeblog yang awalnya hanyalah hobi menjadi sebuah profesi yang menjanjikan.

Lebih jauh mengenai blogging, pada dasarnya profesi blogger bukanlah sesuatu yang sulit untuk dijalani. Namun, tidak sedikit dari para pemula di dunia blogging yang masih bingung bagaimana caranya untuk mendapatkan penghasilan lebih dari sebuah blog.

Baca Juga  : Posting Artikel Tiap Hari Agar Blog Makin berkembang dan Mudah Approve adsense

Monetisasi memang tidak bisa langsung dijalankan hanya dengan satu postingan saja tanpa melakukan usaha-usaha optimasi lain. Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melakukan monetisasi sebuah blog?

1. Pahami tujuan utama blogging

Pasti ada banyak alasan di balik keinginan Anda untuk ngeblog, bukan? Bisa jadi karena saat ini blog sedang nge-trend atau mungkin Anda melihat adanya potensi bisnis yang bisa dikembangkan melalui blog yang bisa dijadikan sumber penghasilan utama Anda suatu saat nanti.

Alasan-alasan tersebut harus dikuatkan dengan niat dan langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan apa yang menjadi tujuan Anda memulai sebuah blog.

Bagi Anda yang sudah memiliki bisnis, blog adalah platform yang tepat untuk menarik lebih banyak calon pelanggan untuk mengenal produk dari brand yang Anda miliki. Kita ambil contoh usaha butik pakaian vintage, misalnya. Sebagai pemilik butik,

Anda bisa menulis berbagai tips seputar fashion, langkah perawatan pakaian-pakaian lama, hingga cara berburu aksesoris pendukungnya. Namun, jika tujuan Anda murni untuk mendapatkan penghasilan dari blog, Anda harus menjaga konsistensi dalam pengelolaan konten pada jangka waktu yang lama.

2. Pilih niche blog yang tepat

Apabila Anda sudah memahami tujuan yang akan Anda raih melalui ngeblog, langkah berikutnya adalah menentukan topik konten blog yang Anda kelola. Namun, tahapan memilih niche ini seringkali disepelekan oleh blogger pemula.

Padahal, niche amatlah penting untuk menjamin kesuksesan blog Anda. Jika Anda memilih niche yang terlalu luas, blog Anda mungkin tenggelam karena terlalu banyak persaingan di niche serupa.

Penting bagi seorang blogger memiliki niche yang spesifik agar bahasan konten di dalamnya pun lebih terarah.

Misalnya Anda memiliki jiwa petualang, senang dengan kegiatan outdoor seperti jalan-jalan hingga liburan ke berbagai tempat wisata, mencicipi berbagai makanan, dan berpindah dari penginapan satu ke yang lainnya, Anda bisa mengambil topik travel sebagai niche blog. Jadi, pilihlah niche blog Anda yang tak hanya Anda minati tetapi juga disukai oleh banyak orang.

3. Gunakan nama domain yang mewakili niche blog

Langkah selanjutnya adalah memilih nama domain  yang cocok dengan niche blog Anda. Alangkah baiknya apabila nama domain sebuah blog harus merepresentasikan konten-konten yang ada di dalamnya.

Baca Juga : Tips Bikin Artikel Berkualitas SEO Mudah Masuk PageOne

Jika Anda membahas blog tentang teknologi, memilih nama domain myhunnybunny.com rasanya tidak tepat dan tidak sepadan dengan niche blognya. Selain mewakili niche, nama blog sebaiknya pendek dan mudah diingat.

Jangan sampai pengunjung melupakan blog Anda hanya karena nama domain yang Anda pilih tidak mudah untuk diingat. Anda bisa memanfaatkan tools seperti Blog Name Generators untuk memudahkan Anda dalam menentukannya.

Selain itu, saat ini Top Level Domain (TLD), seperti .com, .net, .id, dan lain-lain, bisa didapatkan dengan mudah. Harga domain yang murah pun bisa dibeli langsung di berbagai penyedia web-hosting.

Dengan menggunakan TLD nilai jual blog Anda pun akan semakin meningkat. Kebanyakan digital agency yang mengadakan campaign cenderung lebih memilih blog dengan TLD karena dirasa lebih menjanjikan untuk bekerja sama dengan para klien mereka.

4. Pilihlah template yang responsif

Jika Anda sudah yakin dengan niche dan nama domain blog, langkah berikutnya yang tidak boleh dilewatkan adalah memilih template yang responsif dan SEO-friendly.

Pemilihan template yang tepat pun tanpa disadari juga sangat menentukan tingkat kenyamanan para pengunjung blog Anda. Semakin responsif sebuah blog, semakin baik pula performanya di mesin pencarian.

Template yang responsif dapat dilhat melalui seberapa lama halaman blog Anda ter-load saat pengunjung melakukan klik untuk membukanya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi responsivitas suatu template blog.

Beberapa di antaranya adalah image, plugin, hingga desain web dari template tersebut. Semakin sederhana desainnya, semakin responsif template tersebut bekerja pada blog Anda.

5. Buatlah konten yang berkualitas secara konsisten

Faktor utama mengapa pengunjung kembali ke blog yang sama terus menerus adalah karena mereka menemukan konten yang berkualitas dan bermanfaat di blog tersebut.

Selain disukai pengunjung, blog dengan konten yang berkualitas juga lebih disukai oleh vendor atau perusahaan yang nantinya akan bekerjasama dengan Anda.

Lalu, bagaimana caranya untuk membuat konten yang diinginkan dan disukai oleh orang banyak? Anda bisa memanfaatkan Google Trends atau AdWords Keyword Planner untuk menemukan kata kunci yang paling populer di waktu tertentu.

Dari kelima hal tersebut, adakah yang sudah Anda lakukan untuk persiapan memonetisasi blog? Apabila Anda konsisten dalam mengelolanya, percayalah bahwa blog yang Anda miliki pasti akan menghasilkan dan menjadi fulltime blogger bukanlah isapan jempol belaka. Happy blogging!

Mogloger Saya sebagai Search Engine Optimization, CEO, SEO Manager, SEO Analyzer, untuk mengoptimalkan kinerja pada Website.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *