Pengalaman Jalan – jalan Dibayar dengan Cara Berlayar Di Kapan Pesiar

kerja di pesiar

Pengalaman jalan – jalan memakai kapan persiar bahkan dibayar dengan cara berlayar. Siapa sangka jika kita mempunyai bakat dibidang coomunication languange english dan suka sekali dengan pelayaran pastinya akan gampang dalam menerobos dunia untuk mengikuti berlayar menggunakan kapan pesiar. Kalau mendengar kata pelaut apa sih yang ada di benak kalian?

Mungkin beberapa bilang pelaut itu seperti bang toyib ga pulang pulang, Gaji besar, Pekerjaan berat, Jauh sama keluarga, playboy, suka main perempuan saat sandar dipelabuhan dan sebagian lagi pasti ada yang inget kejadian beberapa tahun lalu penganiayaan calon perwira di STIP, dan pandangan-pandangan lainnya.

Terlepas dari pandangan-pandangan orang lain tentang pelaut saya tegaskan itu semua tergantung karakter masing-masing. Tidak bisa digeneralisir bahwa semua pelaut atau yang berlayar seperti itu. Buktinya saya. Saya tidak suka ikut-ikutan jika melakukan hal-hal aneh yang disebutkan di atas.

Terdapat kelebihan tersendiri bagi orang yang suka jalan-jalan atau ngebolang seperti saya. Saya bisa keliling di eropa saat sandar. Bisa foto-foto narsis di eropa ‘gratis’. Kalo mindset saya sih ya enak. Sudah jalan-jalan – dibayar lagi!

Tapi dibalik kesenangan versi saya tersebut terdapat kekurangannya yaitu kita jauh sama keluarga. Kalau lagi kangen ya susah karena kita sedang berlayar di laut, dan terkadang saya juga suka panik jika mendengar bahwa kabar bahwa orang tua sakit – sedangkan bekerja di kapal itu biasanya sistem kontrak. Jika kontrak belum habis minta pulang ada kemungkinan kita tidak bisa rejoin ke perusahaan tersebut. Yah itulah salah satu kelemahan bekerja di atas kapal.

Anda akan diajarkan mengenai beberapa teknik dasar menjadi pelaut,  tips-tips mengenai bagaimana cara menjadi pelaut, cara mengerjakan marlins test yang biasa digunakan seleksi pelaut, dan juga ada Lowongan kapal pesiar.

Sertifikasi untuk menjadi pelaut juga terbilang agak sulit. Jadi harus bersabar dan terus tingkatkan skill. Karena usaha tidak akan pernah sia-sia jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Oh iya salah satu skill yang harus dimiliki pelaut adalah bahasa inggris. PELAUT WAJIB BISA BAHASA INGGRIS! 

Yaa sebenarnya pun ga Cuma pelaut yang wajib fasih berbahasa inggris. Bagi yang suka jalan-jalan seperti saya minimal bahasa inggris basic harus bisa lah. Gimana mau komunikasi di negeri orang kalau bahasa inggris gabisa? Hehehe kan repot sendiri jadinya.

Baca : Smartwatch Harga Murah dan Terbaik Cocok untuk Bepergian

Semua setimpal apa yang didapat jika kita kerja di kapal luar. Gaji yang ditawarkan cukup besar. Untuk kapal-kapal eropa kita bisa dapat diatas 10 juta rupiah untuk jabatan pelayan dan jika bekerja dikapal pesiar belum termasuk tipsnya. Tipsnya itu sangat menggiurkan Brooo! Kadang tips dari penumpang bisa melebihi gaji saya dari perusahaan. Hehe

Dengan segala kelebihan dan kekurangan saya bersyukur atas apa yang saya dapatkan bekerja di kapal seperti ini. Bagi saya yang penting bisa jalan-jalan. Selagi masih muda jalan-jalan lah agar masa tua banyak cerita yang bisa dibagi ke anak-anak ataupun cucu-cucu.

Demikian ulasan singkat saya mengenai jalan jalan dibayar dengan berlayar dalam informasi ini ditegaskan bahwa naik kapal pesiar memang sangat menguntungkan buktinya jadi pelayan aja bisa dapat tips yang gede. Kapan mau nyoba?

You May Also Like

About the Author: moglogger

Saya hanya senang menulis dan memberikan informasi apa yang bisa saya dapatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *