Cara Penggunaan Obat yang Benar Metode DAGUSIBU
Cara Penggunaan Obat yang Benar Metode DAGUSIBU

Cara Penggunaan Obat yang Benar Metode DAGUSIBU

Cara benar melakukan minum obat menggunakan teknik DAGUSIBU dengan benar

Cara penggunaan obat yang benar menggunakan metode dagusibu – Siapa sih disini yang baru merasakan sakit atau lagi engga enak badan/ meriang? Jika sobat ingin cepat sembuh biasanya akan membeli obat dulu kan di warung terdekat, nah jika kurang puas makan Anda akan dateng ke apotek untuk membelinya lagi dengan varian yang berbeda.

Namun itu salah, jika sakit berobatlah ke klinik, puskesmas atau dokter praktek yang menangani kasus sakit meriang, deman, flu dan sebagainya ini di sekitaran tempat tinggal Anda dulu. Dengan menggunakan dokter sebagai konsultan kesehatan tubuh Anda, sobat perlu juga menyediakan ongkos lebih untuk membayarnya yaa.

Tidak usah diragukan lagi jika anda mendatangi dokter untuk berkeluh kesah tentang kondisi kamu saat ini. Pastikan juga anda menerima resep obatnya dengan benar atau anda bisa menggunakan metode DAGUSIBU untuk penggunaan obat yang benar sesuai anjuran.

Baca : Ingin Rambut Sehat? Makanlah Jenis Makanan Ini!

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Cara Penggunaan Obat dengan Metode Dagusibu secara benar dan dijamin saya bahasnya sampai tuntas. semoga bermanfaat. Berikut informasinya:

Cara Penggunaan Obat yang Benar dengan Metode DAGUSIBU

DAGUSIBU kepanjangan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang. Bijak mengkonsumsi obat anda pun sehat Mengkomsumsi obat yang sudah disediakan resep oleh dokter sangatlah mudah, namun cara pemakainnya juga harus Anda perhatikan agar obatnya tidak palsu, bukan resep dokter atau lainnya.

DAPATKAN

Dapatkan Obat Dengan Benar

  • Obat dapat diperoleh di apotek, supermarket dan toko obat berizin.
  • Untuk obat dengan resep , hanya dapat diperoleh di apotek.
  • Pastikan Ada petugas yang dapat menjamin obat yang anda beli
  • Periksa nomor registrasi, Nama dan alamat pabrik pembuat obat Apakah sudah tercantum dengan jelas.
  • Teliti dan lihatlah tanggal kadaluarsa.

Ada dua golongan obat yaitu:

1. Obat yang dapat diperoleh tanpa resep dokter. 

Terdiri dari :

a. Obat bebas, bercirikan: 

  • Bertanda lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam 
  • Dapat diperoleh di semua toko obat berizin supermarket, dan apotek

b. Obat bebas terbatas bercirikan:

  • Bertanda lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam dan disertai dengan peringatan terkait obat yang digunakan. 
  • Dapat diperoleh di semua toko obat berizin dan apotek

2. Obat yang dapat diperoleh dengan resep dokter adalah golongan obat keras. 

Ciri-cirinya adalah:

  • Bertanda lingkaran berwarna merah dengan garis tepi berwarna hitam dengan huruf K di tengah yang menyentuh garis tepi obat 
  • Obat ini hanya boleh dijual di Apotek.


GUNAKAN

Gunakan obat dengan benar

  • Gunakanlah obat sesuai dengan petunjuk cara pakai yang telah ditentukan .AxB, Contoh A = berapa kali sehari obat diminum  dan B = jumlah obat yang diminum untuk 1x minum
  • Gunakanlah obat pada waktu yang tepat 
  • Apabila mengkonsumsi beberapa jenis obat, coba lihatlah  pemakaiannya apakah diminum pada waktu yang sama atau berbeda.


Obat minum (Tablet, Kapsul, Pil, Cairan)

  • Obat diminum dengan air putih (kecuali bila ada petunjuk lain seperti dihisap, dikunyah, ditaruh dibawah lidah atau dikumur 
  • Perhatikan waktu minum (sebelum, bersamaan, atau sesudah makan)
  • Obat dalam bentuk cair (suspensi / emulsi) sebaiknya dikocok dahulu dan gunakan sendok takar untuk minum

Obat kulit (Salep, Krim dan Pasta)

  • Sebelumnya cuci tangan dulu lalu  
  • Oleskan obat dengan cara tipis dan rata pada bagian yang sakit

Obat tetes mata dan salep mata

  • Obat ini termasuk obat steril , maka usahakan ujung penetes obat jangan tersentuh tangan / terkena permukaan lain dan tertutup rapat setelah digunakan. 
  • Jangan gunakan 1 obat tetes mata untuk lebih dari 1 orang agar tidak terjadi penularan infeksi.

Cara penggunaan :

1. Cuci tangan terlebih dahulu.
2. Tengahdahkan kepala.
3. Tarik kelopak mata bagian bawah
4. Teteskan / oleskan obat pada bagian dalam kelopak mata bawah.
5. Tutut mata dan biarkan 1 sampai 2 menit sambil menggerakkan bola mata.

Obat tetes hidung

1. Cuci tangan terlebih dahulu.
2. Tengahdahkan kepala atau letakkan kepala pada bantal yang miring.
3. Teteskan obat pada lubang hidung sesuai petunjuk
4. Tahan posisi kepala selama beberapa menit
5. jangan gunakan 1 obat untuk lebih dari 1 orang agar tidak terjadi penularan infeksi

Tanyakan informasi terkait obat Anda pada apoteker atau petugas obat di puskesmas

Obat tetes telinga 

Cara penggunaan :

  1. Cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Miringkan kepala atau berbaring miring 
  3. Daun telinga ditarik ke arah bawah (dewasa) atau ke arah bawah belakang (anak-anak), sehingga Hang telinga tampak jelas dan lurus 
  4. Teteskan obat pada liang telinga dan biarkan selama 3 menit 
  5. Setelah digunakan , keringkan ujung wadah dengan tisu.

Supositoria

 Cara penggunaan;

1. Cuci tangan terlebih dahulu dengan air dan sabun
2. Buka bungkus supositoria dan basahi supositoria yang runcing dengan sedikit air (bukan air panas) 3. Berbaring miring di tempat tidur dan tekuk salah satu kaki, masukan supositoria ke dalam dubur dengan posisi bagian yang runcing di atas. Masukan obat hingga jari Anda masuk sekitar 2 cm

Catatan: jika suppositoria terlalu lunak sebelum digunakan masukkan ke lemari es selama 30 menit detik

4. Setelah supositoria dimasukkan ke dalam dubur, tetap berbaring miring selama 5 sampai 10 menit agar otot tidak keluar lagi
5. Cucilah tangan dengan sabun setelah selesai

SIMPAN

Simpan obat dengan benar

  • Simpan obat ditempat sejuk,  kering dan terhindar dari sinar matahari langsung (di lemari es untuk obat yang ada petunjuk khusus pada etiket atau kemasan obat)
  • Obat dalam bentuk cair (suspensi / emulsi) jangan disimpan dalam lemari pendingin. Simpan dalam kemasan aslinya dan dalam wadah yang tertutup rapat 
  • Jangan mencampur tablet dan kapsul dalam satu wadah 
  • Obat luar dan obat minum harus disimpan terpisah 
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak


BUANG

Buang obat dengan benar. Obat yang telah rusak tidak akan bermanfaat, bahkan dapat menjadi racun bagi tubuh.

Ciri-ciri obat rusak :

  • Setelah lewat tanggal kadaluarsanya. 
  • Telah berubah warna, bau dan rasa. 

Cara membuang obat:

  • Keluarkan obat dari wadah aslinya 
  • Hancurkan obat tersebut (jika berbentuk padat digerus, jika berbentuk cair diencerkan
  • Pendam / kubur dalam tanah

Nah itulah sobat informasi tentang  Cara Penggunaan Obat yang Benar dengan Metode Dagusibu,semoga bermanfaat, informasi lengkap lainnya bisa sobat temukan di situs: AjarNulis

Demikian ulasan singkat saya mengenai cara menggunakan atau penggunaan obat dengan metode DAGUSIBU dengan baik dan benar supaya masalah meminum obat Anda tidak kesusahan. Dengan begitu kalian sudah mendapatkan informasi terbaru kami. Semoga bermanfaat!!!

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Ngeblog hanya sekedar hobi tapi melihat penghasilan nambah gede, Saya lanjutkan hobis nulis ini untuk menambah kelancaran menulis
Buka Komentar